Saturday, December 25, 2010

I LOVE U

Pernahkah Anda mendengar cerita seorang wanita bisu yang diam-diam mencintai seorang pria.  Kisah ini akan mengambarkan kepada kita betapa pentingnya menghargai waktu dan mengggunakan waktu yang kita miliki untuk berbagi kasih sayang terhadap pasangan kita.

Diceritakan bahwa  ada Seorang wanita cantik mengalami suatu kecelakaan pada masakecilnya yang membuatnya tidak dapat berbicara, sehingga hari-hari sejak peristiwa malang itu harus dia lalui dengan keheningan. Sewaktu berinjak dewasa dia akhirnya menemukan pujaan hatinya yang merupakan seorang manajer sebuah perusahaan ternama. Sang pria adalah tipe pria idaman semua kaum hawa, sebab ia memiliki semua kesempurnaan seorang pria. Ia berhati baik dan berpenampilan bak seorang pangeran dalam cerita dongeng.

Sebaliknya, Sang wanita sungguh malang karena dirinya hanya dapat berkomunikasi dengan menggunakan tulisan atau bahasa isyarat. Namun kekurangan itu tidaklah penting bagi  si pria, malah sebaliknya ia merasa sangat tertarik kepada si wanita bisu karena kebaikan hati si wanita. Ia bersedia menerima segala kekurangannya. Si pria pun berusaha untuk belajar bahasa isyarat agar ia dapat berkomunikasi dengan baik kepada pujaan hatinya. Sedihnya, Mereka terpaksa berhubungan secara diam-diam (backstreet) karena Orang tua si pria tidak merestui hubungan mereka.

Suatu hari pada tgl 14 Februari, yang merupakan hari valentine. Si wanita bisu sangat ingin memberitahu si pria bahwa dirinya sangat mencintainya. Namun hal tersebut sangatlah mustahil baginya. Ia sangat iri setiap melihat teman-temannya yang dapat menyatakan perasaan mereka kepada pasangan yang dicintainya. Sedangkan dirinya tidak dapat melakukannya. Ia pernah memberitahu si pria bahwa jika ia dapat berbicara  kembali maka kalimat yang pertama kali ingin ia ucapkan adalah "I LOVE U".

Suatu hari si pria diberitahu bahwa ternyata dirinya mengidap kanker lambung. Ia mengetahuinya setelah berusaha menolong si wanita untuk mengembalikan suaranya. Setiap minggu si pria selalu membawa si wanita dari satu rumah sakit ke rumah sakit yang lain. Ia terus mencoba untuk menyembuhkan si wanita. Awalnya si pria hanya melakukan check up terhadap sakit magnya, akhirnya ia malah menemukan suatu kenyataan yang sangat sulit diterimanya. Parahnya lagi, kanker yang dideritanya telah memasuki stadium akhir atau stadium 4. Hal yang dapat ia lakukan hanyalah menunggu kematiannya.

Penyakit yang dideritanya tidak dapat ia katakan kepada si wanita karena pasti sang gadis akan sangat sedih mendengarnya. Ia berjanji dalam hatinya bahwa ia akan membahagiakan si wanita dalam sisa 3 bulan hidupnya. Ia ingin membuat sebuah kenangan indah agar si wanita dapat selalu mengingat bahwa dirinya selalu mencintainya.

Suatu hari si wanita pun bingung karena si pria tidak datang ke taman dimana mereka selalu bertemu disana. Akhirnya ia memutuskan untuk bertanya kepada sahabat dari si pria. Sahabatnya pun memberitahukan bahwa si pria sekarang sedang berada di rumah sakit  dalam kondisi kritis. Ia dibawa ke rumah sakit setelah jatuh pingsan sewaktu memimpin rapat perusahaan.Tubuhnya sudah tidak dapat bertahan melawan penyakitnya. Setelah sampai di rumah sakit barulah si wanita mengetahui bahwa pria yang ia kasihi menderita kanker dan akan segera meninggalkan dirinya. Air mata pun bercucuran dari mata si wanita. Ia terus menangis sambil menuju ke ruangan dimana si pria dirawat.

Sewaktu melihat kondisi kekasihnya yang terbaring tak berdaya, si wanita benar-benar sedih. Ketika memegang tangan kekasihnya, si pria dapat mengenali bahwa tangan yang sekarang menggenggamnya adalah tangan kekasihnya, Namun si pria telah kehilangan penglihatannya. sebagian panca inderanya tidak dapat berfungsi dengan baik lagi. Si pria sekarang hanya bisa mendengar dan berbicara. Ia pun mengatakan kepada si wanita bahwa dirinya sungguh bahagia dapat bertemu dengannya, melewati hari-hari yang benar indah bersama, walaupun harus meninggalkan dirinya, ia ingin agar si wanita dapat terus melanjutkan hidup dan dapat hidup bahagia dengan membawa kenangan indah mereka. Tiba-tiba terdengar kata "I LOVE U" , itu adalah kata-kata yang keluar dari mulut si wanita bisu. Pria itu pun sangat senang karena si wanita telah sembuh dan ia dapat mendengar suara si wanita pada akhir hidupnya. " I LOVE U TOO", itulah kalimat terakhir yang diucapkan oleh si pria.

Kita harus menghargai setiap detik yang kita miliki, sebab kita tak pernah tahu kapankah catatan akhir dari kehidupan kita. Ketika kita masih dapat bernafas, ingatlah untuk selalu berbagi kasih kita kepada orang-orang yang kita sayangi. "I LOVE U"

2 comments: