Belakangan ini mendadak situs Wikileaks.org yang bermarkas di Swedia ini, tiba-tiba menarik perhatian para pembaca dunia maya di seluruh dunia, khususnya di negeri paman sam. Bagaimana tidak? 90.000 dokumen rahasia tentang detil perang afghanistan bebas dibaca di dunia maya. Kebocoran dokumen ini sampai sekarang masih diperiksa oleh militer AS. Sampai-sampai FBI juga harus turun tangan untuk mengusut kebocoran rahasia ini.
Situs ini telah berdiri selama 4 tahun, yaitu tepatnya sejak tahun 2006 silam. Awalnya situs ini didirikan sebagai bentuk perlawanan terhadap sensor yang dilakukan terhadap para jurnalis-jurnalis untuk menyampaikan beritanya di negaranya berada. Wikileaks menerima semua tulisan-tulisan para jurnalis dari seluruh dunia yang ingin mengshare tulisannya yang tidak dapat disampaikan di negaranya karena faktor
.jpg)


